- Beranda
- Data Sektoral
- Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja Formal
| Header | : | Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja Formal |
| Nama Elemen Data | : | Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja Formal |
| Kelompok | : | TENAGA KERJA |
| Urusan | : | TENAGA KERJA |
|
Kode Elemen Data
2.07.13639.25 |
Jenis Data
Variabel |
|
Produsen Data Dinas Ketenagakerjaan |
Satuan % |
|
Pemutakhiran Data Tahunan |
Kedalaman Data Kabupaten/Kota |
|
Referensi Data RPJMN 2025-2029; |
Metode Pengumpulan Data - |
|
Register Elemen Data 7 Februari 2026, 15:40 WITA |
Konsep Data Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja Formal |
|
Rencana Rilis Data Februari 2026 |
Definisi Data Penciptaan Lapangan Kerja Formal diukur melalui persentase tenaga kerja formal terhadap total tenaga kerja. Tenaga kerja dapat dikategorikan sebagai pekerja formal jika memenuhi salah satu kriteria berikut: 1. Pekerja dengan Status Berusaha Sendiri, Berusaha Dibantu Buruh Tidak Tetap, atau Berusaha Dibantu Buruh Tetap yang Dibayar (status1/2/3): a. Memiliki pembukuan lengkap (laba/rugi; neraca keuangan) 2. Pekerja dengan Status Buruh/Karyawan/Pegawai, Pekerja Bebas di Sektor Pertanian, atau Pekerja Bebas Nonpertanian (status 4/5/6): a. Menerima jaminan sosial dari pemberi kerja, atau b. Memperoleh cuti tahunan tanpa pemotongan gaji pokok dan cuti sakit tanpa pemotongan gaji pokok, atau c. Memiliki perjanjian/kontrak kerja PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu) atau PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu) |
| NAMA KOTA | TOTAL | SATUAN | TAHUN |
|---|
| ELEMEN DATA | KETERANGAN | 2021 | 2022 | 2023 | 2024 | 2025 |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Proporsi Penciptaan Lapangan Kerja Formal | N/A | N/A | N/A | N/A |